Pekan lalu, Pasar Kopi Cipete menggelar Jakarta Coffee Experience (JCE) selama tiga hari (25-27 Maret 2022). Acara ini berlokasi di Grange Park, Cipete, Jakarta Selatan.
Di acara ini ada kompetisi barista, banyak tenant kopi & makanan, dan workshop tentang industri kopi. Selain itu, JCE juga menyugguhkan pertunjukkan musik, biar pas sore hari bisa senja & kopi (:
Gue menghadiri JCE ini pada Sabtu & Minggu. Niatnya emang cuma mau nonton pertunjukkan musiknya. Terutama pengen nonton Reruntuh/Eky Rizkani. Ini pertama kalinya gue nonton Reruntuh live, setelah 2 tahun lalu gagal nonton akibat pandemi. Super excited!
![]() |
| Eky/Reruntuh & his session players |
Juga pertama kalinya gue se-fangirling ini. Dari pertama kali tau Eky akan manggung, gue pengen banget kasih dia hadiah sebagai ungkapan terima kasih. NGL his album really comforts me when I felt down. Beberapa hari bingung kasih hadiah apa karena takut nggak pas, jadilah gue hanya memberi dia cookies. Semoga suka ya Eky & the session players.
Jujur pas ngasih kue & foto bareng sangat saltinggg😳😳
Nggak cuma ketemu Eky, gue juga (unplanned) bumble date malem itu. Jujur kayak yang tadinya saya selalu pergi sendiri, tiba-tiba ada yang nemenin. Awkward banget sih!! Mohon maaf banget ya gue cuekin pas Eky manggung, soalnya I can't take my eyes Reruntuh. Gue nonton lumayan mindful dan menghayati soalnya pasti akan jarang untuk nonton gig-nya Reruntuh. Tapi gue sempet ngobrol-ngobrol pas pulangnya kok. Thank you so much for accompany me!
Tujuan gue ke JCE di hari Minggu nya adalah ingin bertemu Ipom. Gue sangat tidak percaya diri. But, he is really humble!! Walaupun nggak ngobrol banyak, tapi senang aja ketemu dan kenalan dengan Ipom. Selain itu, dia menawarkan gue untuk foto sama Nadin Amizah! Aaaa you're so kind!
Selain ketemu Ipom-nya, gue juga mau nonton Guernica Club, band yang dimanajeri Ipom. Sayangnya, mereka batal tampil karena awalnya terlalu berharap ujan reda dan jadi terlalu malem untuk pindah ke indoor.
Selama nunggu Guernica, gue ketemu sama mantan barista BataKopi. Nama barista itu Azhari, sekarang dia jadi barista di Kafein. Berawal dari nanyain tugas karya akhir kuliah, berakhir gue jadi wawancara soal barista dan perkopian. Soalnya skripsi dia tentang sejarah kopi di Jakarta.
Dari obrolan itu, gue banyak dapat insights soal asal muasal kedai-kedai kopi di Jakarta, hitsnya kopi susu, dan sedikit kehidupan barista. Terus juga jadi update sama tren kopi. Dari yang awalnya Starbucks as benchmark, ke manual brew, ke kopi susu, dan mulai kopi yang lebih macem-macem dibuat jadi mocktail. Gue jadi tau siapa orang-orang di balik industri kopi. Gue juga jadi tau mana cafe yang worth to try dan cuma overprice aja. Lalu, jadi agak kenal siapa yang punya Sbux Indonesia, dan gimana Kopi Tuku jadi pioneer kopi susu! #Fondasi. It's a great conversation~
Tentu, gue juga jajan! Beberapa makanan nggak gue fotoin. Tapi kemarin gue nyobain chicken OG nya Bansan, kopi tuku tetangga (as always), kopi susu dari Kopi Kecil, chicken mozza Mad Bagel, Sandwich Club, dan mint tea dari Harapan Djaya. Gue suka banget mint tea nya~

Komentar
Posting Komentar