Mimpi, Percaya, dan Law of Attraction

"Bermimpilah maka Tuhan akan memeluk mimpi - mimpimu" - Andrea Hirata

Menurut KBBI V, Mimpi memiliki arti:
1. n sesuatu yang terlihat atau dialami dalam tidur
2. n angan - angan

Mimpi itu angan - angan! Haruskah seorang bermimpi? Jawabannya harus! Banget! Karena dari mimpi itulah seseorang memulainya, perlahan - lahan sampai mereka mendapatkan apa yang mereka impikan.
Dan jangan takut untuk bermimpi yang besar! Jangan takut untuk bermimpi yang setinggi - tingginya. Juga jangan dengarkan mereka yang merendahkan mimpimu. Karena setiap orang berhak bermimpi!
Bukannya harus liat realita juga ya?
Hmm, engga juga sih ya menurut gue karena mungkin saat itu kapasitas diri kita belum memumpuni, tapi bukan berarti kita merendahkan mimpi kita, justru kita harus meningkatkan kapasitas diri kita. Percaya deh, kita tuh bisa melakukan lebih dari apa yang kita ketahui. Push your limit!
Oiya, mimpinya bukan hanya sekedar mimpi ya guys. Karena mimpi itu kayak goals yang punya deadline. Kita harus patokin kapan kiranya mimpi itu harus kita wujudkan, dan apa tujuan dan alasan dari mimpi kita itu.

Percaya.
Setelah kita bermimpi, jangan lupa untuk selalu percaya. Percaya bahwa kita bisa melakukan usaha terbaik kita, percaya bahwa mimpi itu bisa kita gapai, percaya pada diri sendiri jangan dengarkan orang kain yang berusaha menghalangi mimpimu. Dan kalo kita percaya, yakin deh Allah akan mewujudkan mimpi kita. Karena Tuhan itu seperti prasangka hamba-Nya.
Sekali lagi,
Percayalah, impian kita akan datang pada saat yang diperlukan. Pikirkan impian itu sebagai milik kita, kita harus melihat diri kita sedang menerimanya, raih hal hal yang kita inginkan dengan merasakan dan percaya bahwa kita sudah memilikinya.

Law of Attraction—apa yang kita pikirkan akan tertarik dalam kehidupan kita.
Iya, Law of Attraction gue dapet dari bukunya Rhonda Byrne, The Secret.
Law of Attraction atau hukum tarik menerik menggerakan orang, situasi, dan peristiwa di seluruh semesta sehingga keinginan itu terjadi. Intinya, Hukum ini ngejelasin kalo lo punya mimpi, pikiran dan yakinin bahwa mimpi lo itu akan terjadi, kalo bisa lo imajinasiin dan visualisasikan kalo lo udah menggapai mimpi itu, pastikan juga tindakan - tindakan lo itu mencerminkan apa yang akan lo terima. Dan serahkanlah impian itu pada semesta.

"Putuskan apa yang anda inginkan, yakini anda bisa memilikinya. Yakini anda berhak memilikinya, dan yakini ini tidak mustahil bagi anda. Kemudian, setiap hari pejamkan mata beberapa menit, visualisasi anda memiliki apa yang anda inginkan tersebut, rasakan perasaan - perasaan sudah memilikinya. Keluarlah dari imajinasi itu, lalu fokuskan diri pada apa yang sudah anda syukuri, dan sungguh - sungguh menikmatinya. Kemudian jalani hari anda, dan lepaskan semuanya pada semesta dan percaya bahwa semesta akan menemukan cara untuk mewujudkannya" - Jack Confield

Kesimpulannya, lakukan usaha terbaik dan lakukan dengan cara yang baik. Yakinlah impian lo terwujud. Dan yakinlah bahwa Tuhan akan mengabulkan impian lo. Serahin semua itu kepada Yang Maha Esa dan semesta. Impian lo akan terwujud di waktu yang tepat.

Hal ini serius terjadi lho sama gue. Ini buktinya:

Merchaise FISIP UI

Dari awal masuk SMA gue pengen banget kuliah di UI terutama masuk FISIP, cuma jurusannya masih labil. Pas kelas 10 semester 2 gue udah mulai nentuin, mau masuk komunikasi atau kesejahteraan sosial. Pas kelas 11 pun masih sama, bahkan gua ikut acaranya FISIP UI, yaitu FISIP Summit dan ambil jurusan nya komunikasi dan kesejahteraan sosial. Kelas 12 gue ikut UI Open Days, terus beli merchandise FISIP UI. Gue yakin, mungkin hal hal inilah yang menarik keinginan gue itu bisa terjadi. 

Komentar